Sahabat dalam cerita
Dear all my friends, Panggil saja aku Nay, nama yang singkat sesingkat cerita antara aku dan sahabatku. Panggil saja dia Jay.. panggilan yang singkat juga, sesingkat hidupnya..
*****
Semua berawal dari seorang Rama . Rama perempuan yang ku benci, namun juga ku syukuri karena melalui Rama aku memiliki kesempatan mengenal Jay. Aku bukanlah wanita pendendam , tapi aku hanya pendiam, aku juga bukan pemarah , tapi aku memang tidak ramah.
Rama, dia wanita penuh pesona dengan segala yang ada, aku hanyalah biasa saja yang selalu mencoba segala, wajar saja Rama bersikap angkuh , toh memang ada yang pantas untuk di angkuhkan , aku juga tidak iri dengannya namun sedikit keki.
Rama teman satu sekolahku ketika SMA dulu, primadona sekolah pastinya, tubuh langsing tinggi menawan , kulit putih nan mulus tanpa bulu yang bisa membuat malu, bahkan ramputnya halus tanpa kutu, namun.. dia sedikit aneh atau aku mengganggapnya gila! Rama memiliki 3buah handphon dengan model tercanggih, tapi taksatupun yang mengetahui berapa nomernya, teman, guru, para pengagumnya bahkan kepala sekolah terhormatpun tidak mengetahui, sahabat?? Jangan ditanya , karena memang dia takpunya, pacar?? Misterius.
Suatu pagi , Yani teman sebangkuku memberikan sebuah nomor, katanya.. dia dapat dari sumber yang dipercaya, bahwa itu nomer Rama, aku memang tak percaya, namun ia terus berusaha agar aku percaya , akhirnya akupun mengalah dan berkata ya.
Siang ini aku mencoba menghubungi nomer Rama [walaupun dengan hati setengah}, namun aku bukan berbicara dengan Rama , tapi Jay! Lelaki yang 20tahun lebih tua dariku.
Awalnya memang biasa tiada yang istimewa, , tak pernah berjumpa , melalui kata dan cerita semua dimulai, sehari, dua hari, sebulan ,dua bulan dan pada bulan ke delapan, sampai ketika UAS dan UNAS tiba. Sebuah hadiah tak tertuga hadir dirumah, walau mama sempat marah , mengira hadiah sebagai tanda menggoda tapi aku berusaha membuat mama percaya bahawa ia sahabat dalam cerita. Buku yang ia beri begitu memiliki arti , aku lulus dengan predikat berprestasi dan Rama , itu pasti!
Ketika kami berjanji untuk saling mengunjungi… namun aku berharap ia yang memulai untuk menemuiku.. tapi itu tak terjadi, ia berkata aku yang memiliki hutang budi atas hadiah yang telah ia beri , itu berarti aku yang memulai…
Hari ini aku berniat mengunjunginya, tanpa membawa hadiah karena ia mencegah, namun ketika aku sampai dirumahnya…
Seorang wanita setengah tua menyambutku… dan… setelah ia mengetahui niat tulusku… sebuah senyum khas dari seorang ibu.. ia menagatakan “ Jay telah tiada dari 6bulan yang lalu” …
Aku hanya diam.. tak percaya .. delapan bulan mengenalnya, lima bulan ia telah tiada.. tiga bulan pertama dia nyata… dan… siapa jay??? Jay hanya sahabat dalam cerita yang sempat mengungkapkan cinta dan membuatku bahagia..
PS. “ Jay.. aku tau kamu masih ada, walau dalam cerita kita.. jangan pernah mengira aku tak cinta.. karena kamu kenangan pertama yang indah..”
Dear all my friends, Panggil saja aku Nay, nama yang singkat sesingkat cerita antara aku dan sahabatku. Panggil saja dia Jay.. panggilan yang singkat juga, sesingkat hidupnya..
*****
Semua berawal dari seorang Rama . Rama perempuan yang ku benci, namun juga ku syukuri karena melalui Rama aku memiliki kesempatan mengenal Jay. Aku bukanlah wanita pendendam , tapi aku hanya pendiam, aku juga bukan pemarah , tapi aku memang tidak ramah.
Rama, dia wanita penuh pesona dengan segala yang ada, aku hanyalah biasa saja yang selalu mencoba segala, wajar saja Rama bersikap angkuh , toh memang ada yang pantas untuk di angkuhkan , aku juga tidak iri dengannya namun sedikit keki.
Rama teman satu sekolahku ketika SMA dulu, primadona sekolah pastinya, tubuh langsing tinggi menawan , kulit putih nan mulus tanpa bulu yang bisa membuat malu, bahkan ramputnya halus tanpa kutu, namun.. dia sedikit aneh atau aku mengganggapnya gila! Rama memiliki 3buah handphon dengan model tercanggih, tapi taksatupun yang mengetahui berapa nomernya, teman, guru, para pengagumnya bahkan kepala sekolah terhormatpun tidak mengetahui, sahabat?? Jangan ditanya , karena memang dia takpunya, pacar?? Misterius.
Suatu pagi , Yani teman sebangkuku memberikan sebuah nomor, katanya.. dia dapat dari sumber yang dipercaya, bahwa itu nomer Rama, aku memang tak percaya, namun ia terus berusaha agar aku percaya , akhirnya akupun mengalah dan berkata ya.
Siang ini aku mencoba menghubungi nomer Rama [walaupun dengan hati setengah}, namun aku bukan berbicara dengan Rama , tapi Jay! Lelaki yang 20tahun lebih tua dariku.
Awalnya memang biasa tiada yang istimewa, , tak pernah berjumpa , melalui kata dan cerita semua dimulai, sehari, dua hari, sebulan ,dua bulan dan pada bulan ke delapan, sampai ketika UAS dan UNAS tiba. Sebuah hadiah tak tertuga hadir dirumah, walau mama sempat marah , mengira hadiah sebagai tanda menggoda tapi aku berusaha membuat mama percaya bahawa ia sahabat dalam cerita. Buku yang ia beri begitu memiliki arti , aku lulus dengan predikat berprestasi dan Rama , itu pasti!
Ketika kami berjanji untuk saling mengunjungi… namun aku berharap ia yang memulai untuk menemuiku.. tapi itu tak terjadi, ia berkata aku yang memiliki hutang budi atas hadiah yang telah ia beri , itu berarti aku yang memulai…
Hari ini aku berniat mengunjunginya, tanpa membawa hadiah karena ia mencegah, namun ketika aku sampai dirumahnya…
Seorang wanita setengah tua menyambutku… dan… setelah ia mengetahui niat tulusku… sebuah senyum khas dari seorang ibu.. ia menagatakan “ Jay telah tiada dari 6bulan yang lalu” …
Aku hanya diam.. tak percaya .. delapan bulan mengenalnya, lima bulan ia telah tiada.. tiga bulan pertama dia nyata… dan… siapa jay??? Jay hanya sahabat dalam cerita yang sempat mengungkapkan cinta dan membuatku bahagia..
PS. “ Jay.. aku tau kamu masih ada, walau dalam cerita kita.. jangan pernah mengira aku tak cinta.. karena kamu kenangan pertama yang indah..”

sumpaaaaaahhhhh............
BalasHapuscerpen lo keren parah!!
guue pikir tdinya si Nay bneran bakalan ktemu ma Jay tpi ternyata engga..
=(
terinspirasi dri mna??
ap jangan2 pengalaman pribadi yaa!?
hee
mpe merinding nih guue bacanya..
bikin lagi dunn 'neng trus coba lo kirim ke majalah ajj..
neneng kenapa ceritanya bagus skali sih?????
BalasHapusdapet inspirasi dr mana neng? keren neng! oiya neng komenin blog gw dong di antitakinanti.blogspot.com ,thx